Korea Utara merupakan salah satu negara komunis yang cukup ditakuti di dunia ini selain karena memiliki dukungan dari negara superpower seperti China dan Rusia, Korea Utara adalah salah astu negara yang memiliki bom nuklir. Dari semua ketakutan tersebut, ternyata Korea Utara juga memiliki studio film yang berada di Pyongyang. Studio film ini disebut mencontoh Hollywood miliki AS.

Mantan pemimpin Korea Utara yang telah tutup usia yang mana juga adalah ayah dari pemimpin saat ini, Kim Jong Il adalah seorang yang menyukai film. Salah satu film yang paling disukai Kim Jong Il adalah ‘Gone with The Wind’. Saking cintanya Kim Jong Il dengan film, dirinya memiliki koleksi ribuan film yang boleh disebut sebagai salah satu koleksi film terbanyak di dunia.

Rasa cintanya tidak berakhir disana, Kim juga mendirikan Pyongyang Film Studio yang yang disebut dengan Korean Film Studio pada tahun 1947. Studio yang dimiliki oleh negara itu disebut dibangun untuk menyaingi Hollywood di AS.

Di studio tersebut telah dibuat berbagai film dengan tema komunis dan revolusi yang megah. Umumnya film menceritakan perjuangan tentara Korea Utara melawan tentara Jepang ataupun AS yang dimana dianggap sebagai bagian dari propaganda dari Korea Utara oleh sebagian orang.

Beberapa contoh film yang pernah di produksi oleh studio film adalah Peta Bernoda Darah, Wanita Bunga, Anak Perempuan Pesta, Jalan Kebahagiaan, Lautan Darah hingga Perempuan Urban yang Datang Untuk Menikah. Semua Judul tersebut adalah judul dari film lawas.

Selain merupakan aset negara, para aktor dan artis yang terlibat dalam pembuatan film juga dibayar oleh negara secara langsung. Saat shooting film mereja juga menggunakan peralatan dan dandanan seperti artis dari industri film negara maju.

Umumnya film yang diproduksi oleh studio ini hanya beredar di Korea Utara dan dapat dilihat pada bioskop setempat dan DPRK TV. Orang yang ingin melihat film hasil studio ini tidak akan menemukan film ini dimanapun kecuali di Korea Utara.

Pyongyang Film Studio sendiri memiliki luas hingga lebih dari 1.000 hektar. Didalamnya terdaapt bangunan klasik yang dibangun untuk keperluan syuting film. Bangunan tersebut bertemakan Korea Kuno, Eropa, China hingga Jepang.