Walaupun terhitung baru beberapa tahun semenjak Myanmar membuka diri, negara ini terhitung menunjukkan niat untuk bersaing dengan negara Asia Tenggara lainnya terutama dalam infrastruktur dan pariwisata. Beberapa kuil dan pagoda yang dulunya tertutup, sekarang ini sudah dibuka untuk wisatawan.

Salah satu destinasi yang cukup terkenal adalah Scott Market. Scott Market adalah pasar souvernir di pusat kota Yangon yang telah berusia 100 tahun. “Nama Scott Market diambild dari nama Municipal Commissioner ketika Inggris masih menjajah Myanmar,” kata Nang Hla May seorang pemandu wisata dari Tourism Authority of Thailand.

Pasar tersebut eprtama kali dibangun pada tahun 1926. Pada tahun 1948 berubah nama menjadi Bogyoke Aung San Market untuk menghormati pemimpin Myanmar, Jenderal Aung San yang terbunuh pada 1947. Jenderal Aung San merupakan ayah dari dari peraih nobel Aung San Suu Kyi.

“Walaupun sudah berganti nama, akan tetapi pasar ini tetap lebih sering disebut sebagai Scott Market karena lebih muda dilafalkan dan selain itu sudah digunakan dari awal pembangunan pasar ini. Secara total terdapat 2000 kios dan toko disini dengan waktu buka dari Selasa hingga Minggu,” kata May.

Pasar ini merupakan pasar yang sangat luas karena menampung 2000 toko dengan hanya menyediakan 1 lantai saja. Barang-barang yang akan sering ditemui adalah batu mulia seperti giok, rubi dan aneka perhiasaan terutama pada bagian gang utama dibagian tengah.

Gang utama yang terletak dibagian tengah memiliki beberapa cabang di sisi kanan ataupun kiri. Jalur yang dimiliki selebar 1,5 meter dan dihimpit oleh penjual souvernir. Barang-barang souvernir tersebut mulai dari kerajinan tangan hingga kain khas Myanmar yang disebut Longji.

Longyi adalah kain sarung yang digunakan oleh semua pria dan wanita Myanmar. Tidak ada perbedaan mencolok dari Longyi ini, yang ada hanyalah perbedaan warna antara Longyi pria dengan Wanita. Untuk pria, Longyi memiliki warna lebih kalem dan sedikit dihiasi dengan motif sedangkan untuk perempuan memiliki warna yang lebih beraneka ragam dan motif yang bervariasi.

Longyi ini akan dengan mudah ditemukan di berbagai sudut Scott Market dengan harga yang beragam mulai dari 200 hingga 500 kyat atau sekitar 200 ribu hingga 500 ribu. Selain Longyi, terdaapt juga kaus bermotif dan tulisan Myanmar yang dapat ditemukan di pasar ini. Beberapa kerjainan angan seperti tempat perhiasaan yang dibuat dari kayu lokal juga dapat ditemukan di Scott Market.

Scott Market terletak di Bogyoke Aung San Road yang dimana merupakan jantung kota Yangon. Pasar ini dibuka mulai pukul 09.00 hingga 16.30 waktu setempat