Fakta-Fakta Mengenai Shinkansen

Aug - 24 2016 | no comments | By

Kereta cepat di Jepang yang dikenal sebagai kereta api peluru atau Shinkansen merupakan moda transportasi yang diandalkan Jepang dan sekaligus menjadi daya tarik wisata di negeri Sakura. Jalur Shinkansen yang melalui jalan pedesaan dan melewati gunung Fuji ini tentunya menjadi daya tarik utama wisata di Jepang. Shinkansen juga merupakan representasi dari gaya hidup orang Jepang modern tetapi masih tetap menjaga tradisi kekayaan budayanya.

Tidak mengherankan memang bila banyak wisatawan yang berlibur ke Jepang selalu ingin merasakan dan menyaksikan keindahan alam Jepang melalui Shinkansen. Seperti dilansir dari situs Roughguides pada hari Minggu (21 Agustus 2016) beberapa fakta yang perlu Anda ketahui mengenai kereta api cepat Shinkansen seperti dirangkum berikut ini:

Dapat Diandalkan

Bagi Anda yang pernah merasakan delay atas keberangkatan kereta api selama 15 menit ataupun hingga berjam-jam, maka Anda akan dibuat kagum atas ketepatan kedatangan Shinkansen. Menurut data statistik rata-rata delay dari kereta api ini hanya 36 detik. Adanya penundaan tersebut pun disebabkan oleh hal-hal yang tidak dapat dikendalikan seperti bencana alam. Ini tentunya dapat dimaklumi karena terdapat 800 kereta yang dioperasikan setiap harinya.

Sangat Aman

 

Meskipun kita mengenal Jepang sebagai negara yang sering dilanda bencana gemap, namun dari catatan sejarah, Shinkansen yang telah dioperasikan selama lebih dari lima tahun masih bersih dari catatan buruk kecelakaan kereta. Saat ini tercatat Shinkansen telah membawa hampir 50 miliar penumpang.

Sangat Cepat

Ini sudah menjadi hal yang telah diketahui banyak orang. Shinkansen versi pertama kali yang diluncurkan saja sudah mencapai kecepatan 320 km per jam dan saat ini pada tahun 2003 kereta cepat ini telah memecahkan rekor sebagai moda transportasi tercepat di dunia yaitu berhasil melaju dengan kecepatan 581 km per jam.

Penemu Shinkansen

Shinkansen ini diciptakan oleh seorang ahli teknik bernama Hideo Shima. Saat ia pertama kali merancang kereta api ini ia ingin menciptakan model kereta api seperti rancangan pesawat terbang yang telah ia ciptakan sebelumnya. Setelah pensiun dari bidang ini, Hideo Shima kini aktif di badan antariksa Jepang.

Fakta Menarik dari Shinkansen

Bagi wisatawan mancanegara, Jepang memberikan potongan harga tiket khusus dengan catatan tiket dibeli sebelum wisatawan sampai ke Jepang. Saat cuaca sedang baik bagi Anda yang menggunakan Shinkansen ke Shizuoka dapat melihat keindahan gunung Fuji dari dalam Shinkansen.

Pesona Keindahan Pulau Buton

Aug - 23 2016 | 5 comments | By

Indonesia memang telah dikenal mempunyai keindahan alam dan keragaaman budaya yang kaya. Negara kepulauan ini masih banyak menyimpan gugusan pulau yang mempunyai kecantikan alami dan belum pernah dijamah.

Sebut saja satu pulau di Sulawesi Tenggara yang memiliki pesona laut yang sangat indah, dengan perbukitan yang berbaris rapi serta warisan tradisi dari masyarakatnya baik yang tua maupun yang muda.

Pulau tersebut adalah pulau Buton. Jika anda ingin menuju ke pulau tersebut harus bertolak dari Jakarta dan transit sejenak di Makassar barulah dapat mengeksplorasi kekayaan dan keindahan alam pulau Buton. Perjalanan yang memakan waktu hingga 5 jam ini pertama kali anda akan disambut oleh pemandangan di sekitar Bandara Betoambari Baubau.

Setelah itu dilanjutkan dengan perjalanan melalui darat lebih kurang 15 menit dari bandara dimana dalam perjalanan tersebut anda sudah dapat mampir dan melihat objek wisata favorit yaitu Keraton Benteng. Terdapat pendapat bahwa jika belum mampir ke Keraton Benteng, maka anda belum dikatakan sampai ke pulau Buton.

Benteng yang mempunyai luas 22,8 hektar ini masih memiliki sederet sejarah kerajaan dan kesultanan yang ada di pulau Buton. Dalam Keraton Benteng ini masih terdapat makam para raja dan sultan, mesjid tua dan rumah bersejarah yang khas dari keturunan bangsawan di Buton.

Benteng Keraton merupakan saksi bisu sejarah dari pulau Buton. Terdapat banyak peninggalan bersejarah dan budaya yang masih menjadi bukti dari kekayaan pulau Buton. Kawasan Benteng Keraton ini diberi pagar oleh benteng tinggi yang menambah keunikan dan telah dibangun sejak ratusan tahun yang lalu.

Diberi nama Benteng Keraton karena sejauh anda memandang kita hanya dapat melihat dinding-dinding batu yang membentuk benteng yang hanya menggunakan putih telur sebagai perekat batu. Anda juga dapat melihat Masjid Agung Keraton Buton yang juga banyak menyimpan kisah sejarah.

Di pulau Buton para wisatawan tidak hanya dapat menikmati pemandangan khas saja, tetapi dapat juga menambah pengetahuan mengenai budaya dan sejarah yang dimiliki oleh bagian timur negara Indonesia ini.